Januari 6, 2008

Istri Bupati …

Posted in Senyum pada 3:49 am oleh airhoejan

Beberapa hari menjelang akhir Desember 2007 sebuah spanduk hijau terbentang di atas jalan utama Kota Balige.

Spanduk tersebut berisi kalimat yang cukup membingungkan, dengan pesan yang sulit ditangkap.

Inilah kutipan lengkap spanduk: “Bila pohon terakhir telah ditebang, tetes air terakhir telah habis diminum, dan ternyata uang tidak dapat dimakan.” — Tim Penggerak PKK Kab Toba Samosir Ny Intan Monang Sitorus.

Kalimat dalam spanduk itu sungguh kacau. Struktur kalimatnya tidak lengkap. Selain itu, dua frasa pertama [”bila pohon terakhir telah ditebang, tetes air terakhir telah habis diminum”] tidak nyambung dengan frasa selanjutnya [”dan ternyata uang tidak dapat dimakan”].

Seharusnya spanduk itu ditulis dengan pesan lugas, apalagi merupakan spanduk dari istri orang nomor 1 di Tobasa, yaitu istri Bupati.

Apakah staf Pemerintah Kabupaten Tobasa yang membuat spanduk istri Bupati tidak mampu berbahasa Indonesia dengan baik untuk menyampaikan pesan, ataukah memang sengaja spanduk tersebut berbunyi demikian?

A-ha…, baru kuingat. Rupanya kalimat dalam spanduk itu bukanlah orisinal ucapan istri Bupati atau Tim Penggerak PKK, melainkan slogan LSM pencinta lingkungan hidup internasional Greenpeace, yang sayangnya dikutip secara amburadul.

Slogan aslinya berbunyi: “Bila pohon terakhir telah ditebang, bila sungai terakhir telah tercemar, bila ikan terakhir telah ditangkap, barulah manusia akan menyadari bahwa mereka tidak bisa memakan uang.” — Greenpeace.

Ternyata…, spanduk ala Greenpeace. Sempat heran juga aku ketika baru membacanya: Uang siapa pula yang tidak dapat dimakan itu? [http://www.blogberita.com]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s